Esok Jilbab Kita Dirayakan : Muslimah yang Merdeka Tanpa Menindas yang Berbeda

Reading Time : 3 menit

Esok Jilbab Kita Dirayakan oleh Kalis Mardiasih mampir di beranda saya beberapa kali dengan review yang menarik dan saya yakin sangat beresonansi dengan banyak wanita berhijab di Indonesia. Buku ini memberikan perspektif tentang jilbab/hijab sebagai pilihan perempuan tanpa menghakiminya dan betapa wanita tidak juga bisa lari dari laki-laki yang memandang wanita sebagai objek.

Saya sendiri merasa buku ini sangat menarik karena sebagai wanita berhijab sebenarnya pilihan berhijab bukan datang internal dari saya, dan dari banyak pembicaraan dengan sesama wanita berhijab sering saya jumpai mereka yang keputusan berhijabnya datang dari eksternal mereka. Karena hal ini saya selalu merasa bahwa ada satu proses yang saya lewati dalam memakai hijab, yaitu pembicaraan dengan diri sendiri tentang “apa makna dari hijab saya dan apa pengaruhnya terhadap identitas saya?” Apakah ini sekedar melunturkan kewajiban?

Kalis membuka pembahasan dengan angka-angka perkembangan pemakaian hijab di Indonesia, yang saya rasa tidak rumit untuk melihat dan merasakan perkembangan hijabisasi di Indonesia tanpa survey-survey legit. Dari teman sekelas berhijab yang hanya bisa dihitung jari kini hijab menjadi standar kepantasan penampilan di ranah-ranah formal. Tidak bisa dipungkiri hijab kini adalah mayoritas dan tidak dapat dipungkiri ia telah membentuk ekonomi sosial dan politik kita. Tentu kita tidak mau tuntutan kepantasan dari kaum mayoritas ini menindas wanita sebagaimana polisi moral.

“Saat jilbab adalah mayoritas, kita sedang menanti ke arah mana karakter jilbab akan tegak. apakah jilbab akan menjadi penguasa yang sewenang-wenang, atau menjadi pengayom yang menyejukan hati.” Kalis Mardiasih

Kita dibawa ke berbagai konflik dalam diri perempuan terkait hijab yang ironisnya seringkali dicap “alasan” untuk tidak memakai hijab oleh lingkungan kita, lebih parahnya sesama perempuan. Kita juga dibawa bersimpati dengan wanita-wanita korban femicide (re: pembunuhan perempuan karena jenis kelamin atau gender-nya) yang hijabnya tidak mampu memberi keselamatan dari kekerasan seksual. Kalis mengulas dengan seksama tafsiran hadits yang sering disalah artikan oleh kita sekarang, khususnya otoritas dan lelaki.

Sebenarnya saya menunggu suatu pemaknaan pemakaian hijab dari membaca buku yang habis dibaca sekali duduk ini, tapi ternyata tidak juga. Memang buku ini menceritakan berbagai macam perspektif wanita sampai memilih memakai hijab atau bahkan melepasnya. Tapi dari semua kisah mulai dari fenomena jilboobs sampai wanita bercadar yang terkesan radikal, wanita tidak bisa lari dari male gaze (re: memposisikan perempuan secara visual sebagai objek dari hasrat laki-laki heteroseksual) yang mengobjektifikasi mereka.

Mungkin justru itu yang diinginkan Kalis Mardiasih dalam menulis Esok Jilbab Kita Dirayakan, alih-alih mengklaim salah satu kisah para wanita dan hijab mereka di buku ini beresonansi dengan diri kita, Kalis justru memantik pemaknaan itu bagi para pembaca sebagai sebuah tugas selepas membacanya. Terlepas dari apa yang kita anggap sebagai makna memakai hijab, semua muslim harus merdeka dan dilindungi atas pilihannya tanpa komentar penghakiman dari sosial.

“Segala sesuatu yang menjadi identitas kita, sudah seharusnya diputuskan lewat proses transformasi nalar yang kritis, sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat luas.” Kalis Mardiasih

Sekian personal summary buku Esok Jilbab Kita Rayakan oleh Kalis Mardiasih kali ini. Tetap stay tune untuk personal summary buku lainnya! Kalau kamu ingin submit personal summary-mu sendiri sebagai member Book at Cafe, bisa langsung kunjungi link ini yaa!

Tentang Penulis
Picture of Tiana Radita
Tiana Radita
A lifelong learner, loves to read and write academically and non-academically.

DAFTAR ISI

CEK PERSONAL SUMMARY LAINNYA

SHARE TULISAN INI

CEK AGENDA TERDEKAT

SUBMIT TULISANMU SENDIRI

Kirimkan tulisan Book Personal Summary mu sendiri untuk dipublikasikan di website Book at Cafe.

Scroll to Top